![]() |
| Surat Klarifikasi OFM Redam Isu yang Menyasar Mgr. Paskalis |
Klarifikasi tersebut dituangkan dalam surat
tertanggal 2 Maret 2026 yang ditandatangani oleh Minister Provinsi Sdr.
Agusanus L. Nggame, OFM, Vikaris Provinsi Sdr. Hieronimus Yoseph Dei Rupa, OFM,
serta para anggota dewan pimpinan, yakni Sdr. Albertus Purnomo, OFM; Sdr.
Andreas Bernadinus Atawolo, OFM; Sdr. Alforinus Gregorius Fontus, OFM; dan Sdr.
Titus Angga Restuaji, OFM.
Dalam surat tersebut, pimpinan Ordo Saudara Dina
(OFM) Provinsi St. Mikhael Malaikat Agung Indonesia menegaskan bahwa informasi
yang menyebut Mgr. Paskalis Bruno Syukur memiliki seorang anak hasil
perselingkuhan ketika menjabat sebagai Magister Novis di Depok adalah tidak
benar.
“Melalui
surat ini kami hendak mengklarifikasi salah satu informasi negatif yang beredar
terkait Saudara kita Mgr. Paskalis Bruno Syukur, OFM,” demikian pernyataan
pembuka dalam surat tersebut.
Berita Katolik
Terkini
Disebutkan bahwa dalam beberapa waktu terakhir
beredar desas-desus yang menyatakan bahwa Mgr. Paskalis memiliki seorang anak
dari hubungan di luar kaul hidup membiara. Informasi tersebut dinilai tidak
hanya mendiskreditkan pribadi Mgr Paskalis, tetapi juga mencoreng nama baik
provinsi dan ordo secara keseluruhan.
Selain itu, rumor tersebut telah menimbulkan
pertanyaan, perdebatan, keresahan, dan kebingungan di kalangan para saudara,
umat, serta masyarakat yang berkehendak baik.
Setelah mempertimbangkan situasi yang berkembang,
pimpinan provinsi menyatakan secara tegas bahwa kabar tersebut adalah rumor
dan dusta.
“Mgr. Paskalis Bruno Syukur, OFM tidak pernah
memiliki anak. Kami menjamin klarifikasi ini sesuai dengan fakta dan
kebenaran,” tulis para penandatangan surat tersebut.
Melalui klarifikasi ini, OFM Provinsi St. Mikhael
Malaikat Agung Indonesia mengimbau para anggota, umat, serta masyarakat luas
untuk mengabaikan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan tersebut.
Mereka juga memohon doa dan dukungan bagi Mgr. Paskalis agar tetap diberi
kesehatan jasmani dan rohani dalam menghadapi situasi ini.
Di akhir surat, pimpinan provinsi memohon doa dan
dukungan bagi Mgr. Paskalis Bruno Syukur, OFM agar tetap diberi kesehatan
jasmani dan rohani dalam menjalani pelayanannya. Mereka juga menutup pernyataan
dengan harapan agar Tuhan Yesus Kristus senantiasa melimpahkan berkat-Nya,
serta meneladani semangat Fransiskus dari Assisi dalam menjaga persaudaraan dan
kesatuan.(AD) *** katolikterkini.com
