banner Viral! Video Syur Oknum Polisi NTT Gegerkan Publik, Berujung Penempatan Khusus

Viral! Video Syur Oknum Polisi NTT Gegerkan Publik, Berujung Penempatan Khusus



Suara Numbei NewsSebuah video asusila oknum polisi di Kabupaten Rote Ndao, NTT viral grup telegram "Brankas Viral Kupang".  

Dalam video tersebut oknum polisi berinisial, FCL dan pasangannya, VM melakukan hubungan badan layaknya suami istri yang direkam oleh VM menggunakan hp miliknya. Video itu diketahui diambil sebuah di kos kosan tempat tinggal VM di Kelurahan Oebobo Kecamatan Fatululi Kota Kupang. 

Kapolres Rote Ndao AKBP Mardiono, melalui Kasi Propam Polres Rote Ndao IPTU I Gede Parwata, menjelaskan setelah video tersebut viral, Propam Polres Rote Ndao bergerak cepat melakukan penyelidikan. 

Brigpol FCL langsung dipindahtugaskan dari Ba Sat Samapta Polres Rote Ndao menjadi Ba Polres Rote Ndao untuk proses pemeriksaan.

 "Setelah dilakukan klarifikasi terhadap FCL kemudian atas perintah bapak Kapolres, yang bersangkutan langsung dipindahtugaskan menjadi Ba Polres Rote Ndao untuk memudahkan pemeriksaan" ungkap Kasi Propam, Rabu 25 Maret 2026. 

 Ia mengatakan Propam melalui unit Paminal Polres Rote Ndao telah meminta keterangan Brigpol FCL yang dituangkan dalam berita acara interogasi (BAI).

 Berdasarkan berita acara interogasi, Propam Polres Rote Ndao melakukan gelar perkara, dengan kesimpulan, perbuatan FCL yang melakukan hubungan badan dengan VM sudah cukup bukti dan melanggar pasal 8 huruf (C) angka 3 dan pasal 13 huruf (G) angka 5 peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 7 tahun 2022 tentang kode etik profesi dan kode etik Polri.

 Aku Perbuatan 

 Ia mengatakan dalam pemeriksaan,  Brigpol FCL mengakui perbuatannya dan membenarkan kejadian tersebut.

 Menurutnya, sekitar bulan Agustus 2025, VM menghubungi FCL melalui pesan WhatsApp meminta bantuan uang sebesar dua juta untuk membayar tunggakan penginapan homestay yang berlokasi di Lekioen, Kelurahan Mokdale, Kecamatan Lobalain yang disewakan secara bersama sama sebagai tempat bertemu. 

Karena FCL belum mengirimkan uang, VM sempat screenshot video intim mereka dengan pesan berisi ancaman.

"Jika tidak merespon dan memberikan uang maka video pornografi kita akan diviralkan," ancam VM, diungkapkan Kasi Propam.

Penempatan Khusus 

Menurut FCL awalnya ia tidak yakin bahwa VM akan melakukan aksinya, namun ia tetap melakukan pelunasan tagihan homestay itu secara langsung.

"Terduga pelanggar kaget, videonya sudah viral di media sosial. Video itu diduga kuat diposting oleh VM," tandasnya. 

Kejadian ini menjadi atensi Polres Rote Ndao dan sudah mengambil langkah tegas dengan menahan Brigpol FCL. 

 Saat ini, FCL telah dilakukan penempatan khusus (Patsus) oleh Propam. Sedangkan VM hingga hari ini belum bisa dimintai keterangan karena tidak diketahui keberadaannya. 

"Kami juga telah menyelesaikan pemberkasan dan kasus ini siap untuk disidangkan" pungkasnya.* nttmediaexpress.com

 


Suara Numbei

Setapak Rai Numbei adalah sebuah situs online yang berisi berita, artikel dan opini. Menciptakan perusahaan media massa yang profesional dan terpercaya untuk membangun masyarakat yang lebih cerdas dan bijaksana dalam memahami dan menyikapi segala bentuk informasi dan perkembangan teknologi.

Posting Komentar

Silahkan berkomentar hindari isu SARA

Lebih baru Lebih lama