![]() |
| Polsek
Maulafa amankan Pria yang nekat bakar rumahnya sendiri (POLSEK MAULAFA / NTT
EXPRESS) |
Beruntung dalam kebakaran tersebut, tidak ada korban
jiwa, namun sejumlah dokumen penting ikut terbakar, dan kerugian material
diperkirakan mencapai sekitar Rp70 juta.
Kepada nttmediaexpress.com, Kapolsek Maulafa, AKP
Fery Nur Alamsyah, menjelaskan, keterangan dari sejumlah saksi di lokasi
kejadian menyebutkan bahwa pelaku diduga berada di bawah pengaruh minuman
keras.
Info lain bahwa pelaku juga diketahui baru saja
kalah bermain judi dengan nilai sekitar Rp1.280.000. Saat pulang ke rumah,
terduga pelaku disebut hendak meminta uang kepada istrinya, namun tidak bertemu
karena istrinya sedang berada di rumah keluarga untuk mengikuti ibadah.
Salah satu tetangga juga menyebutkan pelaku sempat
meminta uang untuk membeli bensin dengan alasan akan membakar rumah, namun
permintaan tersebut tidak dipenuhi.
Tak berselang, rumah tersebut sudah dilalap api dan
terduga pelaku terlihat berada di depan rumah sambil mengakui bahwa dirinya
sendiri yang membakar bangunan tersebut.
“Iya benar, ada kasus kebakaran rumah yang diduga
dilakukan pemiliknya sendiri. Dalam pemeriksaan awal, terduga pelaku mengakui
membakar rumah menggunakan korek kayu, dengan terlebih dahulu membakar kasur di
ruang tamu, kemudian api merembet ke lemari pakaian di kamar hingga
menghanguskan sebagian besar bangunan beserta isinya,” jelas Fery.
“Istri dari terduga pelaku masih mengalami tekanan
psikologis akibat peristiwa tersebut, sehingga belum dapat dimintai keterangan.
Sementara terduga pelaku telah diamankan di Polsek Maulafa, guna dilakukan
penyelidikan serta pendalaman terhadap seluruh rangkaian peristiwa tersebut,”
tambahnya.
Akibat kejadian tersebut, sebutnya, tidak terdapat
korban jiwa. Namun, selain kerugian materiil yang diperkirakan mencapai sekitar
Rp70 juta, beberapa surat-surat berharga milik keluarga juga ikut musnah
terbakar.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk menjauhi praktik
perjudian dan penyalahgunaan minuman keras, karena keduanya kerap menjadi
pemicu terjadinya tindak pidana maupun tindakan yang membahayakan diri sendiri,
keluarga, dan lingkungan sekitar.
“Jauhi segala bentuk pelanggaran maupun kejahatan
karena akan merugikan diri sendiri, keluarga maupun orang lain. Setiap
permasalahan pasti ada jalan keluar, apabila dikomunikasikan secara baik,”
pintanya.
