banner Sorotan untuk Kematian dr. Icha, Gubernur NTT Dukung Polisi Bongkar Dugaan Intimidasi Oknum DPRD TTU

Sorotan untuk Kematian dr. Icha, Gubernur NTT Dukung Polisi Bongkar Dugaan Intimidasi Oknum DPRD TTU

GUBERNUR NTT DUKUNG POLISI USUT KEMATIAN DR. ICHA - Gubernur NTT melki Laka Lena dan Isteri saat melayat ke rumah duka dr. icha Pakaenoni. Gubernur NTT Dukung Polisi Usut Dugaan Intimidasi Oknum DPRD TTU Berujung Kematian dr. Icha 



Suara Numbei News - Gubernur NTT Melki Laka Lena mendukung Kepolisian Timor Tengah Utara (TTU) untuk mengusut Kematian dr. Icha Pakaenoni atas dugaan intimidasi yang dilakukan tiga anggota DPRD TTU.

Dukungan itu disampaikan Gubernur Melki laka Lena saat melayat ke rumah duka dr. Icha Pakaenoni pada Minggu, (28/6/2026) petang.

Melki melayat ke rumah duka di Perumahan RSS Baumata Kabupaten Kupang. Ia didampingi istrinya Asti Laka Lena.

aat tiba, Melki disambut tangis Gabriel Pakaenoni dan Nur Azizah, kedua orang tua dr. Icha.

Gabriel bahkan bersimpuh di kaki Melki. Ia meminta Gubernur Melki membantu penyelesaian terhadap kasus yang menimpa anaknya. Gabriel memohon penegakkan keadilan terhadap masalah yang dialami putri pertamanya itu.

"Bapak saya minta penegakkan dan keadilan dan perlindungan," ucap Gabriel dihadapan Gubernur.

Usai berdoa dan berbicara, Gubernur NTT Melki Laka Lena memberikan keterangan. Ia menyampaikan kasus yang dialami Icha Pakaenoni telah ia peroleh sesaat setelah kejadian. Laporan itu ia terima dari dokter toksikologi.

Sebab, saat itu dokter Icha Pakaenoni sempat melakukan konsultasi ke dokter tersebut dalam penanganan pasien gigitan ular berbisa di TTU. Kasus itu ditangani Icha yang merupakan dokter jaga di IGD RS Leona Kefamenanu.

"Atas nama pribadi dan Pemprov saya mengucapkan belasungkawa bagi keluarga. Sejak awal dokter Trimaharani yang ahli bisa ular itu sudah kontak saya," ujar Melki.

Mantan anggota DPR RI itu mengaku, dokter Tri melaporkan Icha sedang menghadapi sebuah persoalan di TTU. Ia juga telah meminta Bupati dan Ketua DPRD TTU agar membantu komunikasi. Melki tidak menyangka masalah itu berlanjut.

"Saya sempat kontak juga teman-teman yang bermasalah itu untuk segera ketemu dokter Icha untuk ngobrol baik-baik, selesaikan dan gak usah panjang urusan ini. Kita kawal prosesnya," ujarnya.

Waketum DPP Golkar itu juga sependapat dengan Kepolisian di TTU dalam melakukan pengusutan terhadap kasus ini. Ia meminta Kapolres TTU untuk melakukan penyelidikan dengan baik.

"Semua tanpa kecuali kita biarkan proses hukum berjalan. Saya setuju. Saya sudah lihat pernyataan dari Ibu Kapolres," katanya.

Dengan proses di Kepolisian, kata dia, persoalan ini menjadi terang benderang dan para pihak yang terlibat bisa bertanggungjawab. Termasuk, adanya surat

yang ditinggalkan Icha bisa menjadi petunjuk. *** poskupang.com



 

Suara Numbei

Setapak Rai Numbei adalah sebuah situs online yang berisi berita, artikel dan opini. Menciptakan perusahaan media massa yang profesional dan terpercaya untuk membangun masyarakat yang lebih cerdas dan bijaksana dalam memahami dan menyikapi segala bentuk informasi dan perkembangan teknologi.

Posting Komentar

Silahkan berkomentar hindari isu SARA

Lebih baru Lebih lama