banner Lawan Bajak Laut, Angkatan Laut Inggris Uji Coba Pakaian Iron Man

Lawan Bajak Laut, Angkatan Laut Inggris Uji Coba Pakaian Iron Man

Angkatan laut kerajaan Inggris mulai uji coba pakaian jet seperti Iron Man (Foto: Screnshoot YouTube)


Setapak rai numbei - - -  LONDON - Angkatan Laut Kerajaan Inggris mulai melakukan uji coba pakaian jet seperti Iron Man untuk mengatasi pembajakan di laut lepas. 

Business Insider menulis bahwa pengujian dilakukan selama tiga hari di HMS Tamar, kapal patroli lepas pantai milik Angkatan Laut Inggris. 

Dalam sebuah video yang dirilis Gravity Industries, nampak seorang marinir angkatan laut naik ke kapal menggunakan pakaian jet. 

Royal Marines menggunakan Jet Suit dari Gravity Industries untuk melakukan operasi. Seorang marinir terbang seperti Iron Man dari kapal cepat mengikuti HMS Tamar. 

Setelah berhasil mendarat di HMS Tawar, marinir tersebut menambatkan tali sehingga rekan mereka di kapal cepat dapat memanjat dan melumpuhkan pembajak. 

Simulasi tersebut nampak sempurna sehingga banyak yang mengganggap itu adalah sebuah film iklan untuk Royal Navy dan Gravity Industries. Padahal ini merupakan pengujian sebenarnya dari utilitas Gravity Jet Suit dalam latihan angkatan laut. 

Pada 2019, CEO Grafity Industries Ricard Browning telah memberikan kursus kepada marinir Angkatan Laut Kerajaan Inggris bagaimana menggunakan pakaian jet tersebut. 

Gravity Industries juga telah berkolaborasi dengan Pasukan Operasi Khusus Maritim Belanda (SOF) untuk menerapkan setelan tersebut.

 

Lihat Videonya di sini:



Suara Numbei

Setapak Rai Numbei merupakan media informasi dan opini yang menyajikan berita-berita aktual, akurat, dan terpercaya mengenai berbagai dinamika kehidupan, mulai dari isu lokal, nasional, hingga internasional. Kami percaya bahwa setiap peristiwa memiliki makna, setiap fakta layak disampaikan dengan jernih, dan setiap opini harus dibangun di atas data, etika, serta tanggung jawab. Jernih Melihat Fakta. Tajam Menganalisis. Bijak Menginspirasi.

Posting Komentar

Silahkan berkomentar hindari isu SARA

Lebih baru Lebih lama