banner Diduga Kerap Memangsa Manusia, Warga Lembata Tangkap dan Kuliti Seekor Buaya

Diduga Kerap Memangsa Manusia, Warga Lembata Tangkap dan Kuliti Seekor Buaya

Keterangan foto: Beberapa warga Desa Bean, Kecamatan Buyasuri, Kabupaten Lembata, sedang menguliti seekor buaya yang diduga kerap memangsa manusia. Foto : Istimewa


Setapak rai numbei - LEMBATA - Warga di Desa Bean, Kecamatan Buyasuri, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur berhasil menangkap seekor buaya.

Kejadian itu berhasil direkam melalui video berdurasi 1.18 yang dikirim Andika Purek, salah satu warga Kedang kepada media, Kamis (17/12) pagi.


"Itu di Bean. Sekitar pagi mereka tangkap," ujar Andika.


Tidak hanya itu, dalam video itu juga tampak beberapa warga sedang menguliti monster berukuran kurang lebih 10 meter tersebut.


Tampak mulut karnivora super besar itu pun diikat menggunakan tali nilon.


Sementara sebagian warga lain yang hadir saat itu ikut menonton.

 

Kejadian ini pun sontak membuat viral bahkan heboh di beberapa grup Facebook dan WhatsApp.


Polsek Buyasuri, IPDA I Made Sedana Yasa ketika dikonfirmasi media, Kamis (17/12) mengaku belum mendapat laporan.


"Saya di Lewoleba, belum ada laporan yang masuk, nanti kalau sudah ada saya kirim," kata I Made.


Informasi yang dihimpun media, salah satu spesies pemangsa ini ditangkap dan dikuliti hanya karena sering meresahkan warga di daerah itu.


Sudah banyak korban jiwa berjatuhan akibat keganasan binatang buas ini.


"Banyak yang sudah mati di laut gara-gara buaya mangsa," sebut Pino Odung, warga Lewoleba, Kamis (17/12).


Hingga berita ini terbit, media belum mendapat informasi resmi dari pihak yang berkompeten.

 



florespedia

Suara Numbei

Setapak Rai Numbei merupakan media informasi dan opini yang menyajikan berita-berita aktual, akurat, dan terpercaya mengenai berbagai dinamika kehidupan, mulai dari isu lokal, nasional, hingga internasional. Kami percaya bahwa setiap peristiwa memiliki makna, setiap fakta layak disampaikan dengan jernih, dan setiap opini harus dibangun di atas data, etika, serta tanggung jawab. Jernih Melihat Fakta. Tajam Menganalisis. Bijak Menginspirasi.

Posting Komentar

Silahkan berkomentar hindari isu SARA

Lebih baru Lebih lama