banner Adik Presiden Jokowi Idayati Akan Nikah Dengan Ketua MK Anwar Usman

Adik Presiden Jokowi Idayati Akan Nikah Dengan Ketua MK Anwar Usman



Setapak Rai Numbei (Dalan Inuk Numbei)Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman direncanakan akan menikahi adik kandung Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Idayati.

Dijumpai di Balai Kota Solo pada Senin (21/3), Gibran membenarkan kabar bahagia tersebut. Bahkan disampaikannya tanggal 12 Maret sudah berlangsung lamaran yang diterima keluarga yang diwakili Jokowi sebagai kakak laki-laki dari Idayati.

"Iya (tanggal 12 Maret sudah lamaran)," kata Gibran.

Juru bicara MK Fajar Laksono turut membenarkan berita tersebut. Namun dirinya tidak memiliki wewenang untuk memberikan informasi lebih rinci.

"Nanti Pak Ketua yang akan menyampaikan berita sendiri terkait hal ini," kata Fajar.

"Saya tidak ingin berkomentar soal itu, karena urusan pribadi ya," tambahnya.

 Anak ketiga pasangan Widjiatno Notomihardjo dan Sudjiatmi ini mengaku merasa senang atas kabar bahagia dirinya tersebut setelah dimintai keterangan langsung kepada Idayati.

"Iya, sudah, suwun (terima kasih) ya. Salam sehat selalu. Seneng saja," tulis Idayati dalam pesan WhatsApp, Senin (21/3/2022) dilansir Kompascom.

Nantinya pernikahan tersebut direncanakan berlangsung pada 26 Mei 2022 di Solo, kemudian pada 28 Mei 2022 di Bima, Nusa Tenggara Barat daerah asal Anwar Usman.

"Yang tanggal 26 (Mei) sudah fix, tapi yang Bima kayaknya belum," ungkapnya.

Kedua pasangan tersebut diketahui duda dan janda. Suami Idayati, Hari Mulyono, meninggal dunia pada 24 September 2018 di RSPAD Jakarta. Sedangkan istri Anwar Usman, Suhada Ahmad Sidik, meninggal dunia pada 26 Februari 2021 yang lalu karena serangan jantung.

***

Sumber: trans7.co.id



 

Suara Numbei

Setapak Rai Numbei merupakan media informasi dan opini yang menyajikan berita-berita aktual, akurat, dan terpercaya mengenai berbagai dinamika kehidupan, mulai dari isu lokal, nasional, hingga internasional. Kami percaya bahwa setiap peristiwa memiliki makna, setiap fakta layak disampaikan dengan jernih, dan setiap opini harus dibangun di atas data, etika, serta tanggung jawab. Jernih Melihat Fakta. Tajam Menganalisis. Bijak Menginspirasi.

Posting Komentar

Silahkan berkomentar hindari isu SARA

Lebih baru Lebih lama