banner Dialog dengan Tokoh Agama di NTT, Ganjar Pranowo Siapkan Jurus Jitu Atasi TPPO

Dialog dengan Tokoh Agama di NTT, Ganjar Pranowo Siapkan Jurus Jitu Atasi TPPO



Setapak Rai Numbei (Dalan Inuk) Persoalan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) mengemuka saat Calon Presiden (Capres) nomor urut 3 melakukan dialog bersama para tokoh agama di Keuskupan Agung Ende, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (2/12/2023).

Salah seorang tokoh agama Ende, Romo Verno mengatakan, masalah TPPO harus menjadi perhatian serius pemerintah. Sebab menurut dia, kasus perdagangan orang di NTT mengalami peningkatan. Kondisi itu tentunya sangat meresahkan masyarakat.

"NTT ini semakin meningkat malah, dan memang ini hasil analisa kami bahwa ini berat untuk menghapus dan menghilangkan (Kasus TPPO) di NTT," ungkap Romo Verno.

Besar harapan para tokoh agama di Ende Ganjar Pranowo bersama pasangannya di Pilpres 2024, Mahfud MD bisa menuntaskan permasalahan tersebut jika terpilih nanti.

Menjawab permasalahan itu, Ganjar Pranowo pun memiliki analisa dan solusi untuk mencegah kasus TPPO. Menurutnya, pencegahan dasarnya adalah pendidikan yang berkualitas dan pengentasan kemiskinan. Sebab menurutnya, faktor terbesar dari adanya TPPO adalah permasalahan ekonomi.

"Maka menurut saya, salah satu cara menekan TPPO di NTT adalah dengan pendidikan berkualitas dan pengentasan kemiskinan," ungkap Ganjar.

Bersama Mahfud MD, kata Ganjar, pihaknya sudah menyiapkan program mewujudkan 1 Keluarga Miskin 1 Sarjana. Melalui program itu jelas dia, pemerintah akan berupaya memastikan setiap keluarga miskin punya minimal 1 orang sarjana.



 

Suara Numbei

Setapak Rai Numbei merupakan media informasi dan opini yang menyajikan berita-berita aktual, akurat, dan terpercaya mengenai berbagai dinamika kehidupan, mulai dari isu lokal, nasional, hingga internasional. Kami percaya bahwa setiap peristiwa memiliki makna, setiap fakta layak disampaikan dengan jernih, dan setiap opini harus dibangun di atas data, etika, serta tanggung jawab. Jernih Melihat Fakta. Tajam Menganalisis. Bijak Menginspirasi.

Posting Komentar

Silahkan berkomentar hindari isu SARA

Lebih baru Lebih lama