Audit Puluhan Kepala Desa di Kabupaten Malaka Fokus Pada Mereka Yang Baru Menjabat

Audit Puluhan Kepala Desa di Kabupaten Malaka Fokus Pada Mereka Yang Baru Menjabat



Suara Numbei Bergema - Audit terhadap 50 Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Malaka akan lebih difokuskan pada para Kades yang baru menjabat. Audit juga menyentuh para mantan Kades, jika ada pengaduan dari masyarakat soal penggunaan Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD).

Hal itu disampaikan Kepala Inspektorat Daerah (Irda) Kabupaten Malaka, Remigius Leki kepada media di Betun sebagaimana dilansir dari  JurnalNTT.Com, pada Senin, 20 Januari 2024.

Remigius menjelaskan, audit dimaksud lebih difokuskan pada Upaya pencegahan praktik curang dalam pengelolaan ADD dan DD.

Tindakan pencegahan itu, kata Remigius, akan dilakukan dengan melakukan pendampingan terhadap kegiatan pengelolaan ADD dan DD, mulai dari perencanaan hingga penetapan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes).

 “Jadi pola pengawasannya kita rubah dari pos audit kita lebih ke Early Warning System (peringatan dini),” jelasnya.

Menurutnya, penerapan early warning system bertujuan untuk mencegah agar tidak terjadi kecurangan-kecurangan dalam pengelolaan keuangan di desa dalam skala yang lebih besar.

Walau fokus Tim Auditor pada pendampingan, kata Remigius, namun idak menutup kemungkinan, para Kades diwajibkan mengembalikan kerugian negara jika hasil audit menemuan kerugian negara.

“Audit tetap berjalan. Kalau ada temuan (kerugian negara, red), maka tetap harus kembalikan. Tetapi kita lebih fokus pada pendampingan,” tandasnya.

Olehnya itu, Remigius berharap para Kades di Malaka tidak melakukan tindakan kecurangan dalam pengelolaan keuangan ADD dan DD.

“Kita harapkan supaya tidak ada kecurangan. Kalaupun terjadi nilainya tidak terlalu besar. Jadi tujuan pendampingan itu adalah dapat meminimalisir kecurangan yang terjadi”, pungkasnya.

Remigius Leki mengatakan, rencana audit tersebut akan dilakukan seusai kegiatan audit laporan keuangan daerah, yang saat ini sedang dilakukan oleh Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI. ***

Sumber: Jurnalntt.com



 

Suara Numbei

Setapak Rai Numbei adalah sebuah situs online yang berisi berita, artikel dan opini. Menciptakan perusahaan media massa yang profesional dan terpercaya untuk membangun masyarakat yang lebih cerdas dan bijaksana dalam memahami dan menyikapi segala bentuk informasi dan perkembangan teknologi.

Posting Komentar

Silahkan berkomentar hindari isu SARA

Lebih baru Lebih lama