banner Pelayaran Antar Pulau di NTT Dibuka Kembali Setelah Cuaca Kondusif

Pelayaran Antar Pulau di NTT Dibuka Kembali Setelah Cuaca Kondusif



Suara Numbei News - PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Cabang Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), membuka kembali semua rute pelayaran kapal feri, sejak Minggu (17/3/2024). Pembukaan kembali pelayaran itu lantaran cuaca sudah kondusif.

"Semua rute sudah dibuka kembali pada Minggu (17/3/2024)," ujar General Manager ASDP Cabang Kupang, Sugeng Purwono, kepada detikBali, Senin (18/3/2024).

Sugeng mengatakan bila cuaca tidak bersahabat, semua pelayaran akan ditutup kembali hingga cuaca kondusif. Hal itu demi keselamatan penumpang maupun awak kapal.

"Gelombang tinggi dan angin kencang di laut sangat berbahaya saat kapal berlayar," kata Sugeng.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Tenau Kupang, Yudhi Nugraha Septiadi, memaparkan sejumlah wilayah di Kabupaten Kupang, Timor Tengah Utara (TTU), Rote Ndao, dan Kota Kupang masih berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat dan angin kencang.

"Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 13.00 Wita," jelasnya.

Sebelumnya, PT ASDP Cabang Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), menutup semua rute pelayaran karena cuaca buruk seperti angin kencang dan gelombang tinggi. Pelayaran ditutup sejak Senin (11/3/2024) pukul 06.00 Wita hingga waktu yang belum ditentukan.

"Hari ini, semua lintasan ditutup, kecuali Kupang ke Hansisi dan dibuka lagi sambil menunggu informasi dari BMKG dan BPTD selaku regulator," kata Sugeng, Senin lalu.




Suara Numbei

Setapak Rai Numbei merupakan media informasi dan opini yang menyajikan berita-berita aktual, akurat, dan terpercaya mengenai berbagai dinamika kehidupan, mulai dari isu lokal, nasional, hingga internasional. Kami percaya bahwa setiap peristiwa memiliki makna, setiap fakta layak disampaikan dengan jernih, dan setiap opini harus dibangun di atas data, etika, serta tanggung jawab. Jernih Melihat Fakta. Tajam Menganalisis. Bijak Menginspirasi.

Posting Komentar

Silahkan berkomentar hindari isu SARA

Lebih baru Lebih lama