banner Api Mengamuk di Kuatnana TTS! Lima Kios, Mebeler dan Rumah Ludes, Jalan Trans Timor Sempat Ditutup

Api Mengamuk di Kuatnana TTS! Lima Kios, Mebeler dan Rumah Ludes, Jalan Trans Timor Sempat Ditutup

SIRAM - Anggota kepolisian memadamkan sisa-sisa api dalam kebakaran mebel kios dan rumah di Desa Supul, Kecamatan Kuatnana, Kabupaten TTS, Senin (28/9/2026).  



Suara Numbei News - Kebakaran menghanguskan sejumlah bangunan kontrakan di Jalan Raya Trans Timor, RT 018/RW 008, Dusun D Lotto, Desa Supul, Kecamatan Kuatnana, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (28/9/2026) pagi.

Kobaran api menghanguskan sebuah usaha mebeler, lima kios sembako, serta satu rumah tinggal darurat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun sejumlah pemilik bangunan mengalami kerugian material yang hingga kini masih dalam proses pendataan.

Tim Identifikasi Polres TTS telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab kebakaran. Polisi juga memasang garis polisi dan mengambil sejumlah sampel yang diperlukan dalam proses penyelidikan.

Arus lalu lintas di Jalan Trans Timor sempat ditutup untuk memudahkan proses pemadaman sekaligus evakuasi barang dari bangunan yang terbakar.

Personel Polsek Batu Putih bersama Bhabinkamtibmas kemudian mengamankan lokasi dan membantu proses penanganan. Babinsa serta masyarakat setempat juga turut bergotong royong memadamkan api bersama armada pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten TTS.

Bangunan yang terbakar sebagian besar menggunakan material seng, tripleks dan kayu. Kondisi tersebut membuat api dengan cepat merambat dari satu bangunan ke bangunan lainnya.

Salah satu bangunan yang terbakar merupakan usaha mebeler milik Koiruz Jadit Taqwa dan istrinya, Tarsina Manik. Selain bangunan dan barang-barang mebeler, sejumlah peralatan rumah tangga milik korban juga ikut terbakar.

Api kemudian menjalar ke lima kios sembako milik Ahmadi, Rustam, Rabi, Ramli dan Jumartang. Bangunan kios, barang dagangan hingga uang tunai yang berada di dalam kios turut dilalap api.

Salah satu kios milik Jumartang bahkan kehilangan satu unit sepeda motor Yamaha F1ZR akibat kebakaran tersebut.

Api juga merambat ke sebuah rumah tinggal darurat milik Anwar yang berada di bagian belakang bangunan mebeler.

Api Diketahui Saat Sudah Membesar

Menurut keterangan Koiruz Jadit Taqwa, kebakaran diketahui setelah dirinya mengeluarkan mobil dari dalam bangunan mebeler.

Setelah berada di pinggir jalan, ia melihat api telah menyala di ruang tengah, tepatnya pada bagian kayu penyangga atap seng.

Melihat api semakin membesar, Koiruz bersama istrinya langsung menyelamatkan anak mereka yang masih berusia sekitar satu tahun dari dalam kamar.

Namun, api dengan cepat menjalar ke bagian belakang bangunan. Tiupan angin yang cukup kencang membuat kobaran api semakin besar dan akhirnya menghanguskan seluruh bangunan mebeler.

Api kemudian merambat ke bangunan di sebelahnya hingga membakar lima kios dan satu rumah tinggal.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera berdatangan. Mereka membantu proses pemadaman dengan mendatangkan mobil tangki air sekaligus menyelamatkan barang-barang dari kios yang masih dapat dievakuasi.

Polisi Masih Selidiki Penyebab Kebakaran

Kapolres TTS AKBP Kristiyan B. Martino, S.H., S.I.K., M.M., CELM., melalui Kasihumas Polres TTS IPTU Sirta Siregar mengatakan penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.

Menurutnya, pemeriksaan lebih lanjut diperlukan, termasuk melibatkan ahli kebakaran dan Laboratorium Forensik (Labfor) Polri.

Polisi juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya pada bangunan yang menggunakan material mudah terbakar serta memiliki instalasi listrik yang kurang memadai.

“Polres TTS mengimbau masyarakat agar selalu memastikan kondisi instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha dalam keadaan aman. Bangunan yang menggunakan material seperti kayu, tripleks dan seng perlu mendapat perhatian khusus karena api dapat dengan cepat merambat apabila terjadi kebakaran,” ujar IPTU Sirta Siregar, Senin (28/9/2026).

Ia juga mengimbau para pihak yang terdampak agar menyelesaikan setiap persoalan yang muncul melalui jalur hukum dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Polsek Batu Putih diminta terus melakukan pemantauan melalui Bhabinkamtibmas Desa Supul serta membangun komunikasi dengan para pemilik kios dan pihak terdampak.

“Apabila terdapat ketidakpuasan ataupun persoalan yang berkaitan dengan kejadian ini, masyarakat diharapkan melaporkannya kepada pihak kepolisian untuk diproses secara prosedural sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Hingga Senin (28/9/2026), polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran serta mendata keseluruhan kerugian material yang dialami para korban.

***

Sumber: Pos-Kupang.com/Tribunnews, Senin 28 September 2026.

 


Suara Numbei

Setapak Rai Numbei merupakan media informasi dan opini yang menyajikan berita-berita aktual, akurat, dan terpercaya mengenai berbagai dinamika kehidupan, mulai dari isu lokal, nasional, hingga internasional. Kami percaya bahwa setiap peristiwa memiliki makna, setiap fakta layak disampaikan dengan jernih, dan setiap opini harus dibangun di atas data, etika, serta tanggung jawab. Jernih Melihat Fakta. Tajam Menganalisis. Bijak Menginspirasi.

Posting Komentar

Silahkan berkomentar hindari isu SARA

Lebih baru Lebih lama